Sungai Baungan Desa Citaman Jernih Tercemar diduga dari Limbah Masyarakat

Administrator 28 September 2018 16:49:30 WIB

Perbaungan -  Sungai di Desa Citaman Jernih Kec. Perbaungan tercemar limbah rumah tangga berupa sampah organik dan non organik. Kondisi tersebut telah membuat pencemaran air sungai hingga pendakalan aliran sungai Sampah rumah tangga juga mencemari aliran anak sungai sehingga tak jarang dari tumpukan sampah itu menimbulkan bau tidak sedap.

Kepala Dusun II Desa Citaman Jernih, Ismail, Kepada Wartawan Jumat(14/09/2018) mengatakan, masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya karena sarana dan prasarana pendukung seperti tong sampah dan alat pengangkut sampah belum tersedia. Sementara, setiap rumah secara terus menghasilkan sampah.

"Sehingga warga memilih jalan pintas, yaitu dengan membuang sampah kedalam sungai, anak sungai selokan. Kondisi berlangsung setiap hari, tanpa ada solusi dari instansi terkait, " tuturnya.

Warga lainnya, Bambang, menyadari kalau tindakan membuang sampah disungai tidak tepat. Namun, para warga tak punya pilihan karena banyak di tiap-tiap rumah tidak memiliki tempat pembuangan sampah yang layak.

"Kami mau buang kemana lagi. Tong sampah tidak ada, sementara instansi terkait hanya menyediakan tong sampah di kawasan-kawasan tertentu saja, "ujarnya.

Masyarakat berharap Pemkab Serdang Bedagai me­maksimalkan penyediaan tong sampah be­rikut alat pengangkut sampah. Sebab, me­reka tak ingin masalah sampah di ling­kungannya menjadi berlarut-larut dan me­nimbulkan dampak lain.

Ada beberapa alasan masyarakat membuang sampah sembarangan, di antaranya, tidak diberikan tempat sampah yang baik dan banyak, menganggap pasti akan ada yang membersihkan, merasa kepepet, ikut-ikutan dan sampah itu nanti akan dibawa air hujan atau terbawa arus sungai.

“Selama ini hanya ada larangan dalam bentuk lisan, sementara sarana pendukung tidak disediakan. Terakhir, masyarakat akan disalahkan karena tidak menjaga kebersihan. Oleh karena itu, kami selaku masyarakat berharap kepada instansi terkait jangan ha­nya melihat, namun berikan solusi terkait kondisi ini,” pungkasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kab Sedang Bedagai membenarkan kalau kondisi su­ngai di Kec. Perbaungan di Desa Citaman jernih banyak yang tercemar sampah rumah tangga karena banyak sampah ru­mah tangga yang dengan sengaja dibuang di sungai dan tempat terlarang lainnya.

Menurutnya, kondisi itu dikarenakan to­ng­ sampah dan alat pengakut sampah di Desa Citaman Jernih hingga saat ini belum memadai, se­hingga masyarakat memilih cara praktis de­ngan membuang sampah ke sungai, mes­kipun mereka tahu kalau dampak buruk dari membuang sampah sembarangan sa­ngat besar terutama bagi kesehatan.

Dijelaskan, secara umum, dampak dari mem­buang sampah ke sungai adalah air su­ngai tidak dapat mengalir secara normal karena pada aliran sungai terhambat oleh tumpukan sampah. Pada musim hujan, banjir terjadi karena sungai tidak berfungsi dengan baik, ikan-ikan pada spesies tertentu banyak yang punah karena jenis sampah tertentu mengandung zat kimia yang dapat merusak ekosistem di sungai dan kualitas air menjadi buruk disertai dengan bau yang tak sedap. 

Penulis : Irda Nina Sari. Editor : Muhammad Nashirrudin Lubis

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Citaman Jernih

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung